Mengubah Sampah Organik Menjadi Biogas

Mengubah Sampah Organik Menjadi Biogas
www.bebeja.com
Sekarang sampah sedang menjadi masalah di beberapa kota besar di indonesia, seperti halnya kota jakarta, di kota ini sampah sudah menjadi masalah yang serius, karena tiap hari warga jakarta menghasilkan 500 ribu ton lebih sampah industri maupaun rumah tangga. Jika ini terus terjadi maka jakarta akan menjadi lautan sampah terbesar di indonesia.

Oleh karena itu pemerintah kota jakarta sedang merencanakan pengolahan sampah menjadi bahan yang berguna. Sampah terdiri dari dua macam, sampah organik dan sampah anorganik. Untuk sampah organik kebanyakan di olah menjadi pupuk kompos, tapi sekarang ada cara lain yaitu mengolahnya menjadi Biogas, selain gas LPG biogas juga bisa digunakan untuk menyalakan kompor,
 berikut adalah cara membuat biogas:

1. Sampah organik dan kotoran sapi dikumpulkan dulu dalam satu tempat, yang biasanya disebut digester. Digester biasanya terbuat dari Fiberglass.
2. Sampah yang telah terkumpul ini dicampur dengan bakteri anaerob pembangkit metan.
3. fermentasi akan berlangsung dalam waktu tertentu sehingga menghasilkan biogas.
4. Biogas yang dihasilkan kemudian dialirkan ke dalam tabung khusus dan terpisah dari hasil gas sampingan.
5. Proses diatas berlangsung terus menerus dengan menambah sampah organik serta bakteri anaerob setelah kurun waktu tertentu.
Awalnya, reaktor biogas dibuat dengan beton model sumur dengan ukuran cukup besar. Hal ini tentunya akan membutuhkan biaya yang tinggi. Tahun 2000-an, telah mulai dikembangkan reaktor biogas (digister) skala kecil dan dengan konstruksi sederhana yang terbuat dari plastik (fiberglass) dengan harga relatif lebih murah.

Alat dan Bahan Membuat Biogas
Volume reaktor (plastik) : 300 liter
Besi Siku, Mur & Baut : 10 buah
Kompresor : 1 buah
Pengaman gas (Regulator) : 3 buah
Selang saluran gas : + 10 m
Kebutuhan bahan baku : 70% kotoran sapi dan 30% sampah organik (sayuran).
Roda : 5 buah
Tabung LPG : 3 tabung ukuran kecil

Komposisi masukan 30% sayuran dan 70% kotoran sapi menghasilkan gas metan lebih besar dibandingkan 50%: 50%. Kotoran sapi banyak mengandung bahan selulosa yang telah dicerna di perut sapi sehingga lebih mudah diuraikan oleh bakteri pembentuk gas metan yang berperan penting dalam proses metanogenesis untuk menghasilkan gas metana (CH4).

Itulah cara - cara membuat biogas, jika anda tertarik bisa mencobanya di rumah, selain itu, ini merupakan cara untuk mengatasi permasalahan sampah yang ada di kota - kota besar di indonesia. Juga membantu saudara - saudara kita yang kesulitan mendapatkan gas elpiji dan digantikan dengan biogas untuk keperluan dapur. Biogas juga bisa di gunakan untuk bahan bakar mesin generator untuk membangkitkan tenaga listrik. Dengan penggunaan biogas ini secara tidak langsung kita mengurangi ketergantungan terhadap minyak bumi.


baca juga mengolah sampah plastik menjadi bahan bakar minyak
Artikel Terkait