Kerajinan Pahat Batu Indonesia


Bagi seorang seniman kreativitas bukanlah keistimewaan, melainkan anugerah yang telah di berikan oleh Tuhan untuk di pergunakan sebaik - baiknya. Maka dari itu kita harus bisa menggunakan kreativitas yang kita miliki untuk mengelola sumber daya alam yang ada di sekitar kita. Misalnya dengan memanfaatkan batu untuk di pahat dan dijadikan karya seni yang multiguna.

Kerajinan pahat batu sebenarnya sudah ada sejak zaman nenek moyang kita, dulu nenek moyang kita menggunakan batu untuk di jadikan berbagai macam karya seni yang multiguna, misalnya candi, patung, kuburan, dan lain - lain. Hasilnya pun masih bisa kita rasakan sampai sekarang, contohnya seperti gambar di bawah ini

















Namun seiring dengan perkembangan zaman, kerajinan tangan dari batu perlahan mulai hilang seakan di telan waktu, itu karena manusia zaman sekarang lebih memilih barang yang mudah di bentuk dan cepat pengerjaannya, kalau batu kan harus mahat sedikit demi sedikit dan itu akan membutuhkan waktu yang lama. Akan tetapi ada salah satu kerajinan dari batu yang masih sering digunakan zaman sekarang yaitu cobek sebagai tempat pelembut bumbu masakan. Cara membuat cobek yaitu,
  1. Mempersiapkan batu alam terlebih dahulu
  2. Batu alam di bentuk bundar dengan sedikit melengkung dipermukaannya, tapi masih kasar
  3. Batu alam di bubut dengan mesin bubut agar seluruh permukaannya halus
  4. Karena proses pembubutan itu masih menyisakan benjolan - benjolan kecil maka terakhir yaitu dengan menghaluskan cobek menggunakan grinda (grendo)


Itulah sekilas info mengenai sejarah dan cara pembuatan kerajinan dari batu, boleh di bilang kerja dibidang perbatuan itu sanglah berat, tetapi kalau kita bersedia menjalani nya dengan rasa ikhlas maka semua itu akan terasa ringan dan mudah.
Artikel Terkait