Produk Kerajinan Indonesia Raih UNESCO Award

Produk Kerajinan Indonesia Raih UNESCO Award
 
Setelah melalui tahap demi tahap sebanyak 18 dari 31 produk kerajinan indonesia yang di kirim ke UNESCO berhasil meraih penghargaan Award of Excellence for Handicrafts 2012 lalu oleh UNESCO.

Ini berarti produk kerajinan Indonesia sudah bersertifikasi dan berstandar internasional setelah melalui seleksi ketat, artinya produk kerajinan indonesia sudah bisa di ekspor ke seluruh penjuru dunia, jika ada yang memesan. Produk - produk tersebut yang memperoleh penghargaan ialah Songket Shoulder Cloth, Saluak Laka Songket Shoulder Cloth, Hand Drawn Batik Cloth, The Wave of Nusa Penida, Woven Cloth with Batik, Ulap Doyo Slippers, Ulap Doyo, Tenun Songket Sambas, Red Dinggul, Keban Bronai  - Mendong baskets, Earth dan Layer Vase.
 
Selain itu ada juga produk Bowl (Tamarind Wood), Cooper Hangin Lamp "Gong Lorigi", Chicken Cage Copper Lamp with Mega Mendung Batik Motifs, The Leaf of Life, Inspiration from Nage Tribe Choker and Earrings, Incung Kincai Filigree Brooch, Silver Jewellery, serta Table Runner from Recycled Cement Sack Papers.
 
Produk-produk tersebut telah melalui beberapa tahapan yang ketat dengan kriteria tertinggi produk kriya sehingga dapat dijadikan  benchmark untuk produk kerajinan lainnya.

Adapun kriteria-kriteria yang menjadi persyaratan ada 6 baris yaitu,

1.Produk yang excellence (tingkat kualitas yang sempurna)

2.Authenticity (nilai seni dan budaya yang otentik)

3.Innovation (kreasi yang inovatif)

4.Marketability (berorientasi pasar/komersial)

5.Eco-friendly (ramah terhadap lingkungan)

6.Fair (tanggung jawab moral dan etika).
 
Produk yang akan diseleksi dikelompokkan dalam tujuh kelompok, meliputi kelompok keramik, kelompok serat alam, kelompok batu-batuan, kelompok kayu, kelompok tekstil, kelompok logam dan kelompok material asli alam.

Produk Kerajinan Indonesia Raih UNESCO Award

Keberhasilan ini tidak lepas dari kerja keras seluruh elemen masyarakat indonesia yang selalu berbuat yang terbaik untuk bangsanya, serta selalu menjunjung tinggi nilai budaya dan tradisi masyarakat setempat. Agar kedepan generasi muda bangsa indonesia dapat meneruskan trend posotif ini dan tentunya dengan inovasi - inovasi yang beragam.

Artikel Terkait