Revolusi Sampah Menjadi Semen

Masalah sampah sampai sekarang masih saja belum terselesaiakan di negara kita, contoh saja di kota - kota besar seperti jakarta, bandung, semarang sampah seakan sudah menjadi hal yang biasa dalam kehidupan. Kalau ini terjadi terus menerus tanpa adanya penanggulangan, maka indonesia akan menjadi lautan sampah terbesar di dunia. Untuk itu sekarang di ciptakan eksperimen mendaur ulang kembali sampah menjadi barang yang bermanfaat, salah satunya ialah semen. Dan hal ini biasa di sebut Revolusi Sampah Menjadi Semen.

Untuk negara pertama yang melakukan eksperimen ini sampai di bangunkan pabrik khusus pengolahan sampah menjadi semen ialah negara jepang, jepang memang terkenal dengan kecanggihan teknologinya, hampir semua barang - barang elektronik yang ada di negara kita berasal dari jepang dan entah kapan indonesia bisa mengalahkan jepang dalam hal persaingan teknologi.

Secara umum, produksi semen biasa (Portland) meliputi pengeringan, penghancuran dan pencampuran batu kapur, tanah liat, quartzite dan bahan baku lainnya dan kemudian dibakar pada rotary klin.  Pada pembuatan ekosemen, secara prinsip sama dengan pembuatan semen biasa. Perbedaannya terletak pada proses pembakaran dan pengolahan limbah.

Revolusi Sampah Menjadi Semen

Menurut informasi yang saya dapat, katanya untuk melakukan proses produksi sehari itu membutuhkan dana yang cukup besar, karena mesin - mesin yang di gunakan untuk mengolah sampah menjadi semen itu seluruhnya menggunakan tenaga listrik yang sangat tinggi. Bayangkan saja untuk melakukan proses pemanasan saja harus membutuhkan suhu sekitar 1200 derajat celcius. Untuk mencapai suhu setinggi itu dengan volume ruang pembakaran yang sangat besar harus membutuhkan tenaga listrik yang besar pula dan masalah inilah yang masih di pertimbangkan oleh pemerintah. Di jepang sendiri pembangkit listriknya sudah menggunakan nuklir, jadi lebih efisisen dan tidak memberatkan sisi yang lain. Disamping itu panas yang di hasilkan dari proses pembakaran tadi di ubah menjadi tenaga listrik yang nantinya akan di salurkan ke perusahaan listrik negara di jepang.

Di harapkan dengan adanya teknologi tersebut permasalahan sampah yang ada di negeri ini bisa segera teratasi dan tidak ada lagi saling menyalahkan sana sini siapa yang mau bertanggung jawab. Untuk itu segera dan segera pemerintah membangun pabrik pengolahan sampah menjadi semen, supaya masyarakat bisa merasakan manfaatnya di kemudian hari.

Cerdas, Mengubah Sampah Menjadi Emas
Artikel Terkait